Granulasi Kering
Granulasi Kering mencakup granulator osilasi dan kompresi kering dari SINOTHERMO yang membentuk granul dari serbuk tanpa penambahan cairan. Ini cocok untuk formulasi yang sensitif terhadap kelembapan atau panas dan tidak dapat menoleransi pengikat cair, sehingga menghilangkan tahap pengeringan yang biasanya diperlukan dalam granulasi basah.

YK-Granulator Osilasi
Kategori: Granulator dan Ekstruder
Efficient, Versatile Oscillating Granulator:
The Oscillating Granulator uses a special back-and-forth motion to softly turn moist powder into even, round granules. Variable oscillation frequency and amplitude allow precise control of particle size and density, in a compact design with simple operation and low maintenance requirements.
- Input:
- Moist powder mixed with a binder
- Output:
- Wet cylindrical granules
- Type:
- Dry Granulation, Wet Granulation
- Additional Feature:
- Mixing

Granulator Kompresi Kering GKDH
Kategori: Granulator dan Ekstruder
Additive-Free Dry Granulation Process:
Dry raw materials are compressed under pressure to form solid flakes, which are then processed into granules of the desired size — forming granules through pressure alone, with no liquid binder or added moisture.
- Input:
- Powder
- Output:
- Solid Granules
- Type:
- Dry Granulation
- Additional Features:
- Crushing, Screening
Memadatkan Serbuk Menjadi Granul Tanpa Penambahan Cairan
Granulator osilasi YK dan granulator kompresi kering GKDH sama-sama membentuk granul dari serbuk kering tanpa cairan pengikat tambahan — unit osilasi memecah lempengan kering yang sudah dipadatkan sebelumnya menjadi granul, sementara unit kompresi kering memadatkan partikel halus langsung menjadi granul melalui roller compaction.
Kapan Granulasi Kering Lebih Dipilih Dibandingkan Granulasi Basah
Formulasi yang sensitif terhadap kelembapan atau panas dan tidak dapat menoleransi pengikat cair atau proses pengeringan selanjutnya. Formulasi di mana penambahan cairan berisiko menimbulkan reaksi kimia yang tidak diinginkan antar bahan. Lebih sedikit tahap pemrosesan dibandingkan granulasi basah, karena tidak diperlukan tahap pengeringan setelah pembentukan granul.
Jelajahi Lebih Lanjut
